Tenun Ikat Flores — Selendang & Kain Ceremonial
Tenun Ikat Flores dari Ende ini merupakan warisan budaya tinggi yang membutuhkan keahlian bertahun-tahun untuk dikuasai. Setiap kain dibuat menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) dengan teknik ikat yang khas — benang diikat sebelum dicelup untuk menciptakan motif geometris yang rumit. Pewarna menggunakan 100% bahan alam: tarum untuk biru, kunyit untuk kuning, mengkudu untuk merah. Setiap produk dilengkapi sertifikat keaslian dan kartu pengenal pembuat.
oleh Ibu Maria Goreti
11
Produk
340+ lembar
Terjual
5 ⭐
Rating
Maestro tenun ikat dari Ende dengan pengalaman 30 tahun. Karyanya telah dipamerkan di museum dan dijual ke kolektor dari Eropa dan Amerika.
Bergabung sejak 2022 · 98 ulasan diterima
| Teknik | Tenun ikat ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin) |
| Material | Benang katun & sutra alam lokal |
| Pewarna | 100% pewarna alam (tarum, kunyit, mengkudu, nila) |
| Ukuran Selendang | 200 × 60 cm |
| Ukuran Kain Sarung | 200 × 100 cm |